Jadi JuaraJadi JuaraBeranda

Prosedur operasional standar Jadi Juara untuk pembelajaran tatap muka di rumah: keselamatan kunjungan mentor, serta perubahan jadwal, pembatalan, dan penggantian mentor.

SOP-UMUM-001 · Versi 1.1

SOP Keselamatan Kunjungan Mentor ke Rumah

Penanggung jawab: Operasional · Kolaborasi: Academic & Trust & Safety

1Tujuan

SOP ini bertujuan untuk memastikan seluruh kegiatan pembelajaran tatap muka di rumah siswa berlangsung dalam kondisi yang aman, nyaman, profesional, dan saling menghormati.

Keselamatan selama sesi pembelajaran merupakan tanggung jawab bersama antara Mentor, Siswa/Menti, Orang Tua/Wali, dan Jadi Juara.

2Ruang Lingkup

SOP ini berlaku untuk seluruh proses pembelajaran tatap muka yang dilakukan oleh Mentor Jadi Juara di rumah atau lokasi yang telah disepakati.

Ketentuan meliputi:

  • Sebelum kunjungan.
  • Kedatangan Mentor.
  • Selama sesi pembelajaran.
  • Setelah sesi pembelajaran.
  • Penanganan kondisi tidak nyaman atau tidak aman.
  • Pelaporan insiden dan kondisi darurat.

3Pihak yang Terlibat

SOP ini berlaku bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembelajaran tatap muka Jadi Juara:

MentorMelaksanakan proses pembelajaran secara langsung dan menjaga keamanan serta profesionalisme selama kunjungan.
Siswa/MentiMengikuti proses pembelajaran dan menjaga sikap serta kenyamanan selama sesi berlangsung.
Orang Tua/WaliMendampingi dan mendukung proses pembelajaran serta memastikan lingkungan belajar aman dan kondusif.
Jadi JuaraMengelola layanan, melakukan verifikasi Mentor, menjaga standar layanan, serta menerima dan menindaklanjuti kendala atau laporan.

4Prinsip Keselamatan

Seluruh pihak yang terlibat dalam pembelajaran wajib menjaga prinsip berikut:

KeamananTidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pihak lain.
KenyamananMenciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan kondusif.
ProfesionalismeMenjaga sikap, komunikasi, perilaku, dan batas interaksi selama layanan berlangsung.
Saling MenghormatiMenghargai privasi, kondisi, hak, dan batas masing-masing pihak.
KeterbukaanSegera menyampaikan kondisi yang berpotensi menimbulkan ketidakamanan atau ketidaknyamanan.
AkuntabilitasSetiap kendala atau insiden dapat dilaporkan dan ditindaklanjuti melalui Jadi Juara.

5Sebelum Kunjungan

5.1 Jadi Juara

Jadi Juara bertanggung jawab untuk:

  • Melakukan proses seleksi dan verifikasi Mentor sebelum penugasan.
  • Menentukan Mentor berdasarkan kebutuhan pembelajaran siswa.
  • Menyampaikan informasi Mentor kepada Orang Tua/Wali sebelum sesi pertama.
  • Mengonfirmasi jadwal dan lokasi pembelajaran kepada pihak terkait.
  • Menyediakan saluran komunikasi resmi untuk kebutuhan operasional dan pelaporan.

5.2 Mentor

Mentor wajib:

  • Memastikan jadwal dan lokasi pembelajaran telah sesuai.
  • Datang sesuai waktu yang telah disepakati.
  • Menjaga identitas dan informasi siswa.
  • Mematuhi standar perilaku dan profesionalisme Jadi Juara.

5.3 Orang Tua/Wali

Orang Tua/Wali wajib:

  • Memastikan informasi jadwal dan lokasi telah sesuai.
  • Menyediakan lingkungan belajar yang aman dan layak.
  • Memberikan informasi kepada Jadi Juara apabila terdapat kondisi khusus yang perlu diketahui Mentor.

5.4 Siswa/Menti

Siswa diharapkan:

  • Menyiapkan diri untuk mengikuti sesi pembelajaran.
  • Mengikuti arahan selama proses pembelajaran.
  • Menyampaikan kepada Orang Tua/Wali atau Jadi Juara apabila merasa tidak aman atau tidak nyaman.

6Saat Mentor Tiba

  1. Mentor memperkenalkan diri kepada Orang Tua/Wali.
  2. Orang Tua/Wali memastikan Mentor yang datang sesuai dengan informasi dari Jadi Juara.
  3. Mentor mengonfirmasi jadwal dan kegiatan pembelajaran.
  4. Apabila terdapat ketidaksesuaian identitas atau penugasan, sesi dapat ditunda sampai mendapatkan konfirmasi dari Jadi Juara.
  5. Mentor maupun Orang Tua/Wali dapat menghubungi Jadi Juara apabila terdapat kondisi yang menimbulkan keraguan mengenai keamanan atau penugasan.

7Ketentuan Selama Sesi Pembelajaran

7.1 Tempat Pembelajaran

  • Sesi dilakukan di area rumah yang layak, nyaman, dan memungkinkan untuk dipantau, seperti ruang tamu atau ruang belajar.
  • Sedapat mungkin pembelajaran tidak dilakukan di tempat yang tertutup dan tidak memungkinkan adanya pengawasan.
  • Lingkungan belajar harus bebas dari kondisi yang dapat membahayakan siswa maupun Mentor.

7.2 Ketentuan bagi Mentor

Mentor wajib:

  • Menjaga sikap dan komunikasi yang profesional.
  • Fokus pada kegiatan pembelajaran.
  • Menghormati siswa dan keluarga.
  • Menjaga batas interaksi profesional.
  • Menjaga kerahasiaan informasi siswa dan keluarga.
  • Tidak melakukan tindakan yang dapat membuat siswa, Orang Tua/Wali, atau pihak lain merasa tidak aman atau tidak nyaman.

7.3 Ketentuan bagi Siswa/Menti

Siswa wajib:

  • Mengikuti pembelajaran dengan tertib.
  • Menjaga komunikasi dan sikap yang baik kepada Mentor.
  • Mengikuti arahan Mentor yang berkaitan dengan proses pembelajaran.
  • Tidak melakukan tindakan yang mengganggu keamanan atau kenyamanan Mentor.
  • Menyampaikan kepada Orang Tua/Wali apabila terdapat kondisi yang membuat tidak nyaman.

7.4 Ketentuan bagi Orang Tua/Wali

Orang Tua/Wali wajib:

  • Menjaga lingkungan rumah tetap aman dan kondusif selama sesi.
  • Menghormati proses pembelajaran yang sedang berlangsung.
  • Menjaga komunikasi yang profesional dengan Mentor.
  • Tidak melakukan tindakan atau permintaan di luar konteks layanan yang dapat membuat Mentor merasa tidak aman atau tidak nyaman.
  • Memberikan pendampingan selama sesi apabila diperlukan.

7.5 Dokumentasi

  • Mentor tidak diperkenankan mengambil foto, video, atau melakukan rekaman pribadi terhadap siswa tanpa persetujuan Orang Tua/Wali dan ketentuan Jadi Juara.
  • Dokumentasi yang diperlukan untuk kepentingan pembelajaran atau administrasi dilakukan sesuai prosedur Jadi Juara.
  • Informasi dan dokumentasi siswa maupun Mentor wajib dijaga kerahasiaannya.

8Pendampingan Orang Tua/Wali

Jadi Juara menyarankan Orang Tua/Wali berada di rumah selama sesi pembelajaran berlangsung.

Apabila Orang Tua/Wali tidak dapat berada di rumah, disarankan menunjuk orang dewasa yang dipercaya untuk mendampingi siswa.

Pendampingan bertujuan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan keterbukaan selama proses pembelajaran.

9Setelah Sesi

9.1 Mentor

Setelah sesi selesai, Mentor:

  • Mengonfirmasi penyelesaian sesi.
  • Mencatat materi yang telah dipelajari.
  • Mengisi session notes.
  • Mencatat perkembangan atau kendala pembelajaran yang relevan.

9.2 Orang Tua/Wali

Orang Tua/Wali dapat:

  • Memberikan feedback terhadap sesi.
  • Menyampaikan kondisi atau perkembangan siswa.
  • Menyampaikan masukan terhadap Mentor maupun layanan Jadi Juara.

9.3 Siswa/Menti

Siswa dapat menyampaikan pengalaman atau kendala selama pembelajaran kepada Orang Tua/Wali maupun Jadi Juara.

10Kondisi Tidak Aman atau Tidak Nyaman

Setiap pihak berhak menyampaikan laporan apabila mengalami atau melihat kondisi yang dianggap tidak aman, tidak nyaman, atau tidak profesional.

Contohnya:

  • Ketidaksesuaian identitas Mentor.
  • Perilaku tidak profesional.
  • Tindakan yang membuat siswa merasa tidak aman atau tidak nyaman.
  • Tindakan yang membuat Mentor merasa terancam atau tidak nyaman.
  • Lingkungan rumah yang tidak aman bagi Mentor maupun siswa.
  • Permintaan atau tindakan yang berada di luar batas layanan.
  • Kondisi lain yang berpotensi mengganggu keselamatan atau kenyamanan.

Apabila kondisi tersebut terjadi, pihak yang bersangkutan dapat:

  1. Menghentikan sementara sesi apabila diperlukan.
  2. Menjauh dari kondisi yang berisiko.
  3. Menghubungi Orang Tua/Wali atau pihak terkait.
  4. Menghubungi Jadi Juara untuk mendapatkan bantuan dan tindak lanjut.

11Hak Menghentikan Sesi

Mentor, Siswa, maupun Orang Tua/Wali dapat meminta penghentian sesi apabila terdapat kondisi yang secara wajar dianggap membahayakan keselamatan atau menimbulkan ketidaknyamanan serius.

Dalam kondisi tersebut:

  • Keselamatan menjadi prioritas utama.
  • Pihak yang menghentikan sesi wajib menyampaikan alasan kepada Jadi Juara apabila memungkinkan.
  • Jadi Juara akan melakukan verifikasi dan menentukan tindak lanjut yang diperlukan.

Penghentian sesi karena kondisi keselamatan tidak secara otomatis dianggap sebagai pelanggaran terhadap pihak yang menghentikan sesi.

12Pelaporan

Laporan terkait keselamatan, kenyamanan, atau profesionalisme dapat disampaikan melalui saluran resmi Jadi Juara:

  • WhatsApp: +62 822-7636-3872
  • Email: info@jadijuarayuk.id

Laporan dapat disampaikan oleh:

  • Mentor.
  • Siswa/Menti.
  • Orang Tua/Wali.
  • Pihak lain yang mengetahui kejadian terkait layanan Jadi Juara.

Jadi Juara akan melakukan verifikasi dan tindak lanjut berdasarkan tingkat urgensi dan informasi yang tersedia.

13Kondisi Darurat

Apabila terjadi kondisi yang mengancam keselamatan fisik:

  1. Prioritaskan keselamatan dan segera menjauh dari situasi berbahaya apabila memungkinkan.
  2. Hentikan sesi pembelajaran.
  3. Hubungi pihak yang dapat memberikan bantuan.
  4. Hubungi Jadi Juara untuk melaporkan kejadian.
  5. Apabila diperlukan, hubungi layanan darurat atau pihak berwenang setempat.

Jadi Juara dapat mengambil tindakan operasional yang diperlukan untuk mencegah kejadian serupa selama proses penanganan berlangsung.

14Kerahasiaan Informasi

Seluruh pihak wajib menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh selama proses layanan, termasuk:

  • Data siswa.
  • Data Orang Tua/Wali.
  • Alamat dan lokasi pembelajaran.
  • Jadwal pembelajaran.
  • Informasi pribadi Mentor.
  • Informasi perkembangan siswa.
  • Dokumentasi pembelajaran.

Informasi tersebut hanya digunakan untuk kepentingan penyelenggaraan layanan Jadi Juara dan tidak disebarluaskan tanpa dasar atau persetujuan yang sesuai.

15Penanganan Pelanggaran

Apabila terdapat pihak yang terbukti melakukan pelanggaran terhadap ketentuan keselamatan, profesionalisme, atau tata tertib layanan, Jadi Juara dapat mengambil tindakan sesuai tingkat pelanggaran.

15.1 Terhadap Mentor

Tindakan dapat berupa:

  • Teguran.
  • Pembinaan atau pelatihan ulang.
  • Penangguhan penugasan.
  • Penghentian penugasan.
  • Pengakhiran kerja sama.
  • Pelaporan kepada pihak berwenang apabila diperlukan.

15.2 Terhadap Siswa/Orang Tua/Wali

Apabila terdapat perilaku yang membahayakan, mengancam, atau secara serius melanggar standar layanan, Jadi Juara dapat:

  • Memberikan teguran dan klarifikasi.
  • Melakukan evaluasi terhadap keberlanjutan layanan.
  • Menyesuaikan atau menghentikan penugasan Mentor.
  • Menghentikan layanan apabila kondisi tidak memungkinkan untuk dilanjutkan secara aman.
  • Mengambil tindakan lain yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Setiap tindakan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi dan informasi yang tersedia.

16Perlindungan Pelapor

Jadi Juara menghargai laporan yang disampaikan dengan itikad baik.

Pihak yang menyampaikan laporan mengenai keamanan, kenyamanan, atau dugaan pelanggaran tidak boleh mendapatkan perlakuan yang merugikan semata-mata karena menyampaikan laporan tersebut.

Jadi Juara akan menjaga kerahasiaan informasi pelapor sejauh memungkinkan dan sesuai dengan kebutuhan penanganan laporan.

17Peninjauan SOP

SOP ini dapat ditinjau dan diperbarui secara berkala berdasarkan:

  • Evaluasi operasional.
  • Masukan Mentor, Siswa, dan Orang Tua/Wali.
  • Hasil penanganan insiden.
  • Perubahan proses layanan.
  • Perubahan kebutuhan keselamatan.
  • Perubahan ketentuan yang relevan.

18Penutup

Keselamatan dalam layanan Jadi Juara merupakan tanggung jawab bersama.

Jadi Juara berkomitmen menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman, nyaman, profesional, dan saling menghormati bagi Siswa, Orang Tua/Wali, dan Mentor.

Setiap pihak diharapkan berkomunikasi secara terbuka dan segera melaporkan kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan atau kenyamanan agar dapat ditangani dengan baik.

SOP-UMUM-002 · Versi 1.0

SOP Perubahan Jadwal, Pembatalan & Penggantian Mentor

Penanggung jawab: Operasional · Kolaborasi: Academic & Operasional

1Tujuan

SOP ini mengatur proses perubahan jadwal, pembatalan sesi belajar, ketidakhadiran, serta penggantian Mentor agar proses pembelajaran tetap berjalan tertib, terkoordinasi, dan terdokumentasi.

SOP ini berlaku untuk Orang Tua/Wali, Siswa/Menti, Mentor, dan Jadi Juara.

2Prinsip Dasar

Kepastian JadwalJadwal yang telah disepakati menjadi komitmen bersama antara Siswa/Menti, Orang Tua/Wali, dan Mentor.
PemberitahuanSetiap perubahan atau pembatalan wajib diinformasikan kepada Jadi Juara maksimal 6 jam sebelum sesi dimulai.
Koordinasi ResmiPerubahan jadwal wajib disampaikan melalui Admin/Jadi Juara atau saluran koordinasi resmi agar dapat dicatat dalam sistem.
KeadilanKetentuan perubahan jadwal dan pembatalan berlaku dengan mempertimbangkan kondisi pihak yang terlibat.
DokumentasiSetiap perubahan, pembatalan, dan penggantian Mentor wajib dicatat oleh Jadi Juara.
Keberlanjutan BelajarPerubahan atau penggantian Mentor tidak boleh menghilangkan informasi mengenai perkembangan dan kebutuhan belajar Siswa/Menti.

3Perubahan Jadwal (Reschedule)

Perubahan jadwal adalah pemindahan waktu sesi belajar ke waktu lain yang disepakati oleh pihak terkait.

3.1 Pengajuan oleh Orang Tua/Siswa/Menti

Orang Tua/Wali atau Siswa/Menti dapat mengajukan perubahan jadwal dengan ketentuan:

  1. Pengajuan disampaikan kepada Admin/Jadi Juara maksimal 6 jam sebelum sesi dimulai.
  2. Pengajuan tidak cukup hanya disampaikan kepada Mentor secara pribadi tanpa menginformasikan Jadi Juara.
  3. Admin mengoordinasikan jadwal pengganti dengan Mentor.
  4. Jadwal pengganti ditentukan berdasarkan kesepakatan kedua pihak dan ketersediaan Mentor.
  5. Setelah jadwal baru disepakati, Admin memperbarui jadwal pada sistem.

3.2 Jika Pemberitahuan Kurang dari 6 Jam

Apabila perubahan jadwal atau pembatalan disampaikan kurang dari 6 jam sebelum sesi dimulai, maka: Sesi dianggap hangus dan tetap dihitung sebagai satu pertemuan.

Ketentuan ini berlaku apabila pembatalan/perubahan terjadi karena alasan pribadi, perubahan rencana, lupa jadwal, atau alasan lain yang tidak termasuk kondisi darurat.

3.3 Kondisi Darurat

Jadi Juara dapat memberikan pengecualian terhadap ketentuan sesi hangus apabila terdapat kondisi darurat yang wajar, seperti:

  • Sakit atau kondisi kesehatan mendadak;
  • Kedukaan keluarga;
  • Bencana atau kondisi lingkungan yang membahayakan;
  • Keadaan darurat keluarga;
  • Kondisi lain yang secara wajar menyebabkan sesi tidak dapat dilaksanakan.

Pengecualian ditentukan berdasarkan kondisi dan informasi yang disampaikan kepada Jadi Juara.

4Perubahan Jadwal oleh Mentor

Mentor dapat mengajukan perubahan jadwal apabila memiliki kondisi yang menyebabkan sesi tidak dapat dilaksanakan.

Ketentuannya:

  1. Mentor wajib menginformasikan kepada Admin/Jadi Juara maksimal 6 jam sebelum sesi dimulai apabila memungkinkan.
  2. Mentor wajib menyampaikan alasan perubahan jadwal.
  3. Mentor dan Admin membantu mencari jadwal pengganti yang sesuai dengan ketersediaan Siswa/Menti.
  4. Mentor diharapkan memberikan alternatif waktu yang memungkinkan untuk sesi pengganti.
  5. Perubahan jadwal harus dikonfirmasi kepada Orang Tua/Wali atau Siswa/Menti melalui koordinasi resmi.
  6. Admin memperbarui jadwal setelah jadwal pengganti disepakati.

4.1 Perubahan Mendadak oleh Mentor

Apabila Mentor melakukan perubahan atau pembatalan kurang dari 6 jam sebelum sesi tanpa kondisi darurat, Jadi Juara melakukan evaluasi terhadap kejadian tersebut.

Sesi tidak dibebankan sebagai sesi hangus kepada Siswa/Menti apabila perubahan terjadi karena kesalahan atau ketidakhadiran Mentor.

Jadi Juara dapat memberikan pembinaan, teguran, atau tindakan operasional lain kepada Mentor sesuai hasil evaluasi.

5Pembatalan Sesi (Cancellation)

Pembatalan sesi adalah keputusan untuk tidak melaksanakan suatu sesi tanpa langsung menentukan jadwal pengganti.

5.1 Pembatalan oleh Orang Tua/Siswa

Jika Orang Tua/Wali atau Siswa/Menti membatalkan sesi:

A. Pemberitahuan ≥ 6 jam sebelum sesi

  • Pembatalan dicatat oleh Admin.
  • Sesi dapat dijadwalkan ulang berdasarkan kesepakatan dan ketersediaan Mentor.
  • Sesi tidak dianggap hangus.

B. Pemberitahuan < 6 jam sebelum sesi

  • Sesi dianggap hangus.
  • Sesi tetap dihitung sebagai satu pertemuan dari paket belajar.
  • Mentor tidak diwajibkan mencari jadwal pengganti untuk sesi tersebut.

C. Kondisi Darurat

Apabila pembatalan terjadi karena kondisi darurat, Jadi Juara dapat mengevaluasi dan memberikan pengecualian terhadap ketentuan sesi hangus.

6Ketidakhadiran (No-Show)

No-show adalah kondisi ketika Siswa/Menti atau Mentor tidak hadir pada waktu dan lokasi yang telah disepakati tanpa pemberitahuan yang sesuai.

6.1 Siswa/Menti Tidak Hadir

Apabila Mentor telah tiba di lokasi sesuai jadwal tetapi Siswa/Menti tidak dapat mengikuti sesi:

  1. Mentor menghubungi Orang Tua/Wali atau pihak yang ditentukan.
  2. Mentor menunggu maksimal 20 menit sejak waktu sesi dimulai.
  3. Apabila setelah 20 menit tidak ada kejelasan atau Siswa/Menti tetap tidak dapat mengikuti sesi, Mentor dapat mengakhiri kunjungan.
  4. Mentor melaporkan kejadian kepada Admin/Jadi Juara.
  5. Sesi dapat dianggap hangus dan dihitung sebagai satu pertemuan, apabila tidak terdapat kondisi darurat atau pemberitahuan yang dapat diterima.

6.2 Mentor Tidak Hadir

Apabila Mentor tidak hadir tanpa pemberitahuan:

  1. Orang Tua/Wali atau Siswa/Menti menghubungi Mentor atau Admin/Jadi Juara.
  2. Admin melakukan konfirmasi kepada Mentor.
  3. Sesi tidak dianggap hangus bagi Siswa/Menti.
  4. Jadi Juara melakukan penjadwalan ulang atau menyediakan Mentor pengganti apabila diperlukan.
  5. Kejadian dicatat sebagai bahan evaluasi Mentor.

7Penggantian Mentor

Penggantian Mentor adalah proses penunjukan Mentor lain untuk menggantikan Mentor yang sebelumnya ditugaskan kepada Siswa/Menti.

Penggantian dapat bersifat:

  • Sementara, apabila Mentor utama hanya berhalangan pada satu atau beberapa sesi.
  • Permanen, apabila Mentor utama tidak dapat atau tidak sesuai untuk melanjutkan proses pembelajaran.

8Penggantian Mentor Sementara

Penggantian sementara dapat dilakukan apabila Mentor:

  • Sakit atau memiliki kondisi darurat;
  • Memiliki keperluan penting yang tidak dapat dihindari;
  • Berhalangan hadir pada jadwal tertentu;
  • Mengalami kondisi lain yang menyebabkan sesi tidak dapat dilaksanakan.

Jadi Juara akan:

  1. Mengidentifikasi kebutuhan penggantian.
  2. Mencari Mentor yang sesuai dengan jenjang, mata pelajaran, kebutuhan belajar, dan lokasi Siswa/Menti.
  3. Menginformasikan kandidat Mentor kepada Orang Tua/Wali apabila diperlukan.
  4. Memastikan jadwal dan lokasi sesi.
  5. Memberikan informasi pembelajaran yang diperlukan kepada Mentor pengganti.
  6. Memastikan catatan perkembangan Siswa/Menti tetap tersedia.

9Penggantian Mentor Permanen

Penggantian Mentor permanen dapat diajukan oleh Orang Tua/Wali, Siswa/Menti, Mentor, atau Jadi Juara berdasarkan kondisi yang relevan.

9.1 Pengajuan oleh Orang Tua/Siswa

Penggantian dapat dipertimbangkan apabila terdapat:

  1. Ketidaksesuaian metode atau pendekatan belajar.
  2. Ketidaksesuaian kebutuhan akademik Siswa/Menti.
  3. Kendala komunikasi atau kenyamanan selama proses belajar.
  4. Ketidaksesuaian jadwal yang berulang.
  5. Kendala lain yang menyebabkan proses belajar tidak berjalan optimal.

Pengajuan disampaikan kepada Admin/Jadi Juara beserta alasan yang relevan agar dapat dievaluasi.

9.2 Pengajuan oleh Mentor

Mentor dapat mengajukan penggantian apabila:

  1. Terjadi perubahan jadwal rutin yang menyebabkan Mentor tidak dapat melanjutkan.
  2. Mentor memiliki perubahan pekerjaan, pendidikan, atau kondisi pribadi yang memengaruhi komitmen mengajar.
  3. Terdapat kondisi lingkungan belajar yang tidak memungkinkan Mentor melanjutkan sesi.
  4. Terdapat kendala lain yang perlu ditangani oleh Jadi Juara.

Pengajuan dilakukan melalui Admin/Jadi Juara dan tidak dilakukan dengan meninggalkan Siswa/Menti tanpa koordinasi.

9.3 Penggantian oleh Jadi Juara

Jadi Juara dapat melakukan penggantian Mentor apabila berdasarkan monitoring atau evaluasi terdapat kondisi yang memerlukan perubahan Mentor untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan layanan.

10Proses Penggantian Mentor

Penggantian Mentor dilakukan melalui tahapan berikut:

  1. Pengajuan / Identifikasi
  2. Verifikasi Jadi Juara
  3. Matching Mentor
  4. Konfirmasi Orang Tua/Wali
  5. Penjadwalan
  6. Serah Terima Catatan Belajar
  7. Mulai dengan Mentor Baru

Jadi Juara memastikan Mentor pengganti menerima informasi yang diperlukan untuk melanjutkan pembelajaran, seperti level siswa, learning plan, materi yang telah dipelajari, dan catatan perkembangan sebelumnya.

11Batasan Penggantian Mentor

Penggantian Mentor karena ketidakcocokan dapat dievaluasi berdasarkan kondisi nyata selama proses pembelajaran.

Jadi Juara tidak menetapkan penggantian secara otomatis hanya berdasarkan satu kejadian, kecuali terdapat kondisi yang membutuhkan tindakan segera, seperti masalah keselamatan, profesionalisme, atau kondisi serius lainnya.

Frekuensi penggantian juga dapat menjadi bahan evaluasi agar proses matching dan kebutuhan belajar Siswa/Menti dapat diperbaiki.

12Alur Administrasi

  • 1. Pengajuan

    Proses: Menyampaikan perubahan jadwal, pembatalan, atau permintaan penggantian Mentor.

    Penanggung Jawab: Orang Tua, Menti, atau Mentor

  • 2. Verifikasi

    Proses: Mengecek waktu pemberitahuan, alasan, status sesi, dan kondisi khusus/darurat.

    Penanggung Jawab: Admin Jadi Juara

  • 3. Penentuan Status

    Proses: Menentukan apakah sesi berjalan, reschedule, hangus, atau membutuhkan Mentor pengganti.

    Penanggung Jawab: Admin Jadi Juara

  • 4. Koordinasi

    Proses: Menghubungkan pihak terkait dan mencari solusi/jadwal yang sesuai.

    Penanggung Jawab: Admin Jadi Juara

  • 5. Konfirmasi

    Proses: Mengonfirmasi keputusan atau jadwal baru kepada pihak terkait.

    Penanggung Jawab: Admin Jadi Juara

  • 6. Pencatatan

    Proses: Memperbarui jadwal, status sesi, kehadiran, kuota paket, Mentor, dan catatan perubahan.

    Penanggung Jawab: Admin Jadi Juara

Alur singkat: Pengajuan → Verifikasi → Penentuan Status → Koordinasi → Konfirmasi → Pencatatan

13Matriks Kondisi

  • Orang Tua/Siswa mengubah jadwal

    Pemberitahuan: ≥ 6 jam

    Status Sesi: Dapat reschedule

  • Orang Tua/Siswa membatalkan

    Pemberitahuan: ≥ 6 jam

    Status Sesi: Tidak hangus

  • Orang Tua/Siswa mengubah/membatalkan

    Pemberitahuan: < 6 jam

    Status Sesi: Hangus / dihitung 1 sesi

  • Orang Tua/Siswa mengalami kondisi darurat

    Pemberitahuan: < 6 jam

    Status Sesi: Dapat dievaluasi untuk pengecualian

  • Mentor mengubah jadwal

    Pemberitahuan: ≥ 6 jam

    Status Sesi: Dapat reschedule

  • Mentor membatalkan

    Pemberitahuan: < 6 jam

    Status Sesi: Tidak dibebankan sebagai sesi hangus kepada Siswa

  • Mentor tidak hadir tanpa pemberitahuan

    Pemberitahuan: —

    Status Sesi: Tidak hangus untuk Siswa; dievaluasi Jadi Juara

  • Siswa/Menti no-show

    Pemberitahuan: —

    Status Sesi: Dapat dianggap hangus setelah prosedur no-show

  • Mentor berhalangan dan membutuhkan pengganti

    Pemberitahuan: —

    Status Sesi: Jadi Juara melakukan replacement sesuai kebutuhan

14Saluran Koordinasi

Seluruh perubahan jadwal, pembatalan, dan permintaan penggantian Mentor wajib disampaikan melalui saluran komunikasi resmi Jadi Juara agar dapat:

  • Dicatat;
  • Diverifikasi;
  • Diteruskan kepada pihak terkait;
  • Diperbarui dalam sistem;
  • Menjadi bagian dari histori layanan.

Komunikasi langsung antara Orang Tua/Siswa dan Mentor tetap dapat dilakukan untuk koordinasi teknis, tetapi perubahan status jadwal wajib diinformasikan kepada Jadi Juara.

15Ketentuan Khusus

  1. Jadwal yang telah dikonfirmasi dianggap sebagai komitmen bersama.
  2. Batas waktu pemberitahuan adalah maksimal 6 jam sebelum sesi dimulai.
  3. Pemberitahuan kurang dari 6 jam dari pihak Siswa/Orang Tua pada kondisi non-darurat menyebabkan sesi hangus dan tetap dihitung sebagai satu pertemuan.
  4. Keterlambatan pemberitahuan dari pihak Mentor tidak menyebabkan sesi Siswa menjadi hangus.
  5. Jadi Juara berhak melakukan evaluasi terhadap kondisi khusus yang tidak dapat sepenuhnya diatur dalam SOP ini.
  6. Setiap keputusan khusus wajib dicatat agar dapat dipertanggungjawabkan secara operasional.
  7. Ketentuan ini berlaku untuk seluruh sesi pembelajaran tatap muka/home visit Jadi Juara.

16Penutup

SOP ini dibuat untuk menjaga kepastian jadwal, keadilan bagi Siswa/Menti dan Mentor, serta keberlanjutan proses pembelajaran.

Perubahan jadwal, pembatalan, maupun penggantian Mentor perlu dilakukan melalui koordinasi resmi dengan Jadi Juara agar tidak mengganggu proses belajar dan seluruh riwayat layanan tetap terdokumentasi dengan baik.

Saluran resmi Jadi Juara

Laporan keselamatan, perubahan jadwal, pembatalan, atau permintaan penggantian mentor — sampaikan lewat saluran ini.

Pelapor yang beritikad baik tidak akan mendapat perlakuan yang merugikan karena laporannya.